Mengenal Tujuan dan Mulai Kapan Kurikulum Merdeka Dilaksanakan

Kurikulum Merdeka – Kurikulum merupakan rencana pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk mengukur kemampuan diri sekaligus sebagai komsumsi Pendidikan. Dengan adanya kurikulum, kita mengetahui kemana tujuan sebuah Pendidikan dijalankan.

Semua pihak yang terlibat wajib memahaminya, seperti pelajar atau peserta didik yang menjalankan kurikulum, pihak orang tua peserta didik, guru atau pendidik, maupun pemerintah melalui sekolah maupun Dinas Pendidikan wajib memahami kurikulum yang sedang diterapkan.

Adanya pandemi membuat proses belajar mengajar menjadi terhambat dan melemahkan kemampuan para pelajar. Selama pandemi berlangsung, para pelajar melakukan proses pembelajaran secara daring dengan menerapkan kurikulum darurat. Proses belajar secara daring ini kurang efektif, apalagi untuk kalangan sekolah dasar yang masih memerlukan lebih banyak bimbingan didalam proses belajar.

Untuk memulihkan kembali proses belajar mengajar yang dilakukan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) mengeluarkan kebijakan yaitu pengembangan kurikum merdeka. Di mana kurikulum ini merupakan pengembangan dan penerapan dari kurikulum darurat yang dikeluarkan untuk merespon dampak dari pandemi covid-19.

Penerapan kurikulum merdeka yang akan dilaksanakan awal tahun pelajaran 2022/2023 oleh sekolah penggerak maupun sekolah yang memilih kurikulum merdeka jalur mandiri dengan pilihan kategori belajar, berubah dan berbagi dengan jalur mandiri.

Opsi Implementasi Kurikulum Merdeka

Adapun opsi implementasi kurikulum merdeka yang dipilih sekolah berdasarkan persiapan yang dilakukan oleh masing-masing sekolah yaitu:

  1. Opsi 1: mandiri belajar. Belajar mencoba menerapkan komponen atau prinsip kurikulum merdeka dengan tetap menggunakan kurikulum Satuan Sendidikan yang sedang diterapkan (kurikulum 13 atau kurikulum darurat).
  2. Opsi 2: mandiri berubah. Pada tahun ini (Juli 2022) menerapkan kurikulum merdeka dengan menggunakan perangkat ajar yang disediakan pada Satuan Pendidikan PAUD, kelas I, kelas IV, kelas VII, atau kelas X.
  3. Opsi 3: mandiri berbagi. Pada tahun ini (Juli 2022) menerapkan kurikulum merdeka dengan melakukan pengembangan sendiri berbagai perangkat ajar pada Satuan Pendidikan PAUD, kelas I, kelas IV, kelas VII, atau kelas X.

kurikulum merdeka

Dengan adanya 3 opsi tersebut, Kemdikbudristek memberikan kelonggaran bagi sekolah yang belum bisa menerapkan kurikulum merdeka dapat menggunakan kurikulum 2013 dan kurikulum darurat. Kurikulum merdeka ini merupakan bentuk dari tindak evaluasi atau perbaikan dari kurikulum 2013.

kurikulum merdeka

Dalam hal ini para pelajar dapat memilih pelajaran apa yang diinginkan untuk dipelajari sesuai dengan bakat dan minatnya.

Dengan mengetahui bakat maupun minat dari para pelajar, maka memudahkan para guru untuk menyampaikan materi didalam proses belajar. Para pelajar menjadi lebih aktif untuk mengeksplorasi diri sehingga lebih interaktif dan relevan dalam mengikuti perkembangan zaman yang semakin canggih.

Disamping itu, adapun persiapan yang dilakukan oleh guru dalam kurikulum merdeka ini ialah mempersiapkan perangkat ajar, memahami pembelajaran paradigma baru, penyusunan dan pelaksanaan asesmen.

Tiga persiapan ini harus dipersiapkan dengan matang melalui penyesuaian-penyesuaian dan literasi. Dalam hal ini guru tidak lagi terbebani dengan administrasi berlebihan yang terkadang tidak begitu penting. Namun dengan kurikulum ini guru dituntut lebih kreatif dalam proses belajar mengajar.

kurikulum merdeka

Leave a Comment