Cerita Hero Dota 2: Vengeful Spirit, Putri yang Dikhianati

Pada kisah hero Dota 2 kali ini saya akan menceritakan tentang kisah dari Vengeful Spirit. Sebelum masuk ke cerita dari Vengeful Spirit, saya akan memperkenalkan sedikit tentang hero ini. Vengeful Spirit adalah hero AGI yang bisa bermain sebagai support ataupun mid lane.

Semenjak perubahan pada efek Aghanim’s Scepter pada hero ini, pro player terkadang menggunakan hero ini untuk mengisi mid lane, dengan tujuan untuk mengejar level dan item. Karena dengan Aghanim’s Scepter, Vengeful Spirit seperti mempunyai dua nyawa.

Skill Vengeful Spirit

Vengeful Spirit mempunyai dua skill aktif, satu skill pasif dan satu ultimate skill. Dengan skill-skillnya, saya sangat merekomendasikan hero ini sebagai support, dikarenakan memiliki skill stun, armor reduction, buff damage dan menukar posisi untuk menyelamatkan rekan tim atau menculik lawan.

1. Magic Missile

Cerita Hero Dota 2: Vengeful Spirit

Skill pertama dari Vengeful Spirit adalah Magic Missile. Vengeful Spirit melemparkan misil sihir ke arah lawan dan membuat target terkena efek stun. Saat membeli item Aghanim’s Shard, skill ini akan dipantulkan ke arah lawan di sekitarnya.

2. Wave of Terror

Skill Vengeful Spirit

Skill kedua dari Vengeful Spirit adalah Wave of Terror. Vengeful Spirit mengeluarkan tangisan jahat ke arah depan dan dapat mengenai banyak lawan sekaligus. Dengan skill ini, Vengeful Spirit dapat mengurangi armor lawannya (armor reduction).

3. Vengeance Aura

Skill Vengeful Spirit

Skill ketiga dari Vengefull Spirit adalah skill pasif, yakni Vengeance Aura. Dengan skill ini, Vengeful Spirit dapat membantu meningkatkan damage rekan timnya yang berada dalam radius 1200. Penambahan damage dari skill ini cukup tinggi, yakni hingga 32% dari base damage.

4. Nether Swap

Skill Vengeful Spirit

Skill ultimate dari Vengeful Spirit adalah Nether Swap. Dengan skill ini, Vengeful Spirit bisa menukar posisinya baik dengan lawan ataupun rekan timnya. Maka dari itu, skill ini sangat cocok untuk menculik lawan atau menyelamatkan rekan tim dengan mengorbankan diri sendiri.

Kisah Vengeful Spirit Dota 2

Vengeful Spirit mempunyai nama asli yaitu Shendelzare. Dalam cerita Dota 1 dikabarkan bahwa Vengeful Spirit dan Phantom Assassin adalah saudara, namun di Dota 2 sepertinya Valve merombak cerita tersebut.

Vengeful Spirit di Dota 2 berasal dari ras Skywrath, suatu ras yang memiliki wujud seperti manusia burung dengan sayap dan cakar. Ras Skywrath tinggal di suatu tempat terpencil di atas langit, sehingga sulit dijangkau oleh ras lainnya.

Dulunya ia digambarkan sebagai sosok Skywrath yang cantik dengan sayapnya yang indah.

Forgive me my lady. Your beauty make me blush, Keeper of the Light.

I like a lady that goes after what she wants, Monkey King.

Dalam statusnya sebagai keturunan pertama pada ras Skywrath, membuatnya menjadi urutan pertama dalam penempatan tahta kerajaan. Kaum Skywrath tinggal di tempat yang bernama Ghastly Eyrie.

Mereka dikatakan mampu menggunakan ilmu sihir yang kuat.

Meski begitu, mereka dikabarkan memiliki sifat yang mudah tersinggung, pemarah, sensitif dan pendendam. Kaum Skywrath sendiri memuja dewa Avilliva dan sebagian memuja dewi Scree’auk.

Bagi kaum Skywrath, selain ilmu sihir, mereka juga sangat membanggakan sayap mereka.

Mungkin sayap menjadi salah satu daya tarik mereka, atau mungkin sayap adalah penentu kecantikan di kaum mereka. Vengeful Spirit sangat mengagumi sayap Puck, ia melihatnya sebagai sesuatu yang cantik.

The Ghastly Eyrie dipimpin oleh suatu sistem kerajaan. Seperti drama-drama pada umumnya, di kerajaan tersebut terjadilah sebuah kudeta. Vengeful Spirit dihianati oleh adiknya sendiri yang menginginkan tahta kerajaan.

Adiknya memanggil seorang assassin untuk membunuh dan melengserkan sang kakak. Malang nasib dari Vengeful Spirit, tak hanya dilengserkan dari tahtanya, namun ia juga harus kehilangan sayapnya. Sayap yang terluka itu membuatnya tak mampu terbang lagi, ia akhirnya terjatuh dari Ghastly Eyrie.

Dengan patahnya sayap Shendelzare, ia harus menghabiskan sisa hidupnya tanpa terbang dan tidak akan bisa kembali lagi ke Ghastly Eyrie.

Karena keputusasaannya itu, membuatnya meminta kepada dewi Scree’auk untuk memberinya kekuatan agar bisa balas dendam. Ia rela menukar tubuhnya sekarang dengan kekuatan murni yang mampu membuatnya mewujudkan dendam itu.

Sang dewi mengabulkannya dan mengubahnya menjadi sosok roh dengan kekuatan balas dendam. Ia bersumpah akan merebut kembali apa yang menjadi haknya.

Seperti pada drama pada umumnya, akan muncul sosok pria sebagai pahlawan yang menyelamatkan sosok sang putri. Dalam kisahnya pun terdapat sosok itu. Sosok tersebut adalah Dragonus, Skywrath Mage.

dragonus

Tidak menjadi rahasia lagi kalau Skywrath Mage telah jatuh hati kepada Vengeful Spirit. Mereka sudah berteman sejak kecil, mereka belajar bersama, tumbuh bersama dan dalam proses itu Dragonus menyukai Shendelzare.

Dragonus menunjukkan rasa sukanya kepada Shendelzare secara terang-terangan. Hubungan mereka juga banyak diperhatikan oleh kaum Skywrath sendiri, diduga bahwa hubugnan mereka dapat berlanjut hingga pernikahan.

My heart, my wings, let us fly, Skywrath Mage.

May i join you in seeking your revenge?

My secret love dies with you

It was all i could give you, Sweet Spirit

Kata-kata dari Skywrath Mage ini benar-benar bucin yah! Seperti kata-kata Wraith King kepada Queen of Pain. Sayangnya dalam kisah drama ini, Dragonus sang Skywrath Mage belum berhasil menyelesaikan tugasnya sebagai seorang pahlawan yang menyelamatkan Vengeful Spirit.

Vengeful Spirit masih berusaha dengan kekuatannya sendiri. Untuk alasan kenapa Dragonus belum berhasil menolongnya akan saya bahas pada cerita Skywrath Mage di artikel berikutnya.

Leave a Comment