Cerita Hero Dota 2: Tidehunter, Musuh Besar Kunkka

Masih melanjukan perseteruan legenda dari makhluk laut Meranths, kali ini saya akan membahas kisah dari Tidehunter. Hero STR ini biasa dimainkan pada posisi offlane, dan terkadang posisi support, sempat juga dimainkan pada posisi mid lane saat turnamen oleh para pro player.

Tidehunter merupakan hero initiator yang bisa menangkap banyak musuh sekaligus dengan ultimate skillnya. Selain itu, skill-skill yang dimiliki Tidehunter bisa mendukung carry untuk memberikan damage yang lebih dalam permainan. Seperti biasa, terlebih dahulu saya akan membahas mengenai skill-skill yang dimiliki oleh Tidehunter.

Skill Tidehunter

Tidehunter mempunyai dua skill aktif, satu skill pasif dan satu ultimate skill. Dengan skill pasifnya ini, ia bisa melawan hero-hero jarak dekat dengan mudah (kecuali hero dengan kemampuan satu lawan satu yang kuat seperti Slark, Ursa, Monkey King).

1. Gush

gush

Skill pertamanya adalah Gush. Kemampuan ini didapatkan oleh Tidehunter ketika menjadi pemenang/ pemegang wilayah di suatu pulau yang sepertinya tempat ia berasal dulu. Dengan skill ini, Tidehunter dapat mengendalikan ombak dan membuatnya melambatkan gerakan lawan dan mengurangi armor lawan.

2. Kraken Shell

tide

Skill keduanya adalah Kraken Shell. Dengan skill ini, Tidehunter dapat memblok damage dari lawan. Jika bertemu hero petarung jarak dekat yang hanya mengandalkan damage seperti Phantom Assassin, Sven, sebaiknya mengambil dua poin di awal untuk skill ini.

3. Anchor Smash

tide

Skill ketiganya adalah Anchor Smash. Karena kebencian Tidehunter dengan Kunkka, ia sampai mengambil sebuah jangkar yang berasal dari kapal Kunkka yang telah karam untuk ia gunakan sebagai senjata. Harapannya adalah ia dapat melukai Kunkka dengan jangkar dari kapalnya sendiri. Skill ini dapat mengurangi damage lawan hingga 60% dan juga memberikan damage kepada lawan di sekitarnya.

4. Ravage

ravage

Ultimate skillnya Ravage. Skill ini bisa diandalkan untuk melakukan gangking, dengan kepercayaan dari Dewa laut yang dipujanya, ia dikaruniai sebuah kekuatan untuk dapat memanggil sang Dewa. Metode inilah yang ia gunakan untuk memanggil tentakel-tentakel yang akhirnya menghancurkan seluruh pasukan Kunkka. Musuh yang terkena skill ini akan terkena efek stun selama beberapa detik.

Kisah Tidehunter Dota 2

Tidehunter mempunyai nama asli, yaitu Leviathan. Ia merupakan makhluk yang hidup di dasar laut dan salah satu dari ras Meranths atau lebih tepatnya The Levianth. Saya tidak akan membahas mengenai Meranths dan Levianth secara mendalam karena itu sudah bisa kalian baca di cerita sebelumnya.

Secara singkat Meranths adalah sebutan bagi mahkluk laut, dan Levianth adalah salah satu nama spesies mahkluk laut yang dicirikan dengan kedua tangan dan kedua kaki untuk berjalan. Bentuk tubuh dari Tidehunter sendiri terbilang cukup aneh, karena Tide adalah jenis mahkluk mutan.

kunkka

Giginya yang tajam dan panjang serta siripnya yang berbentuk aneh membuatnya terlihat menyeramkan. Kunkka pernah menyimpan gigi Levianth, bisa jadi itu adalah gigi dari Tidehunter yang ia jadikan sebagai souvenir.

Diceritakan bahwa Tidehunter berasal dari suatu tempat bernama Sunken Isle, suatu tempat di lautan. Ia merupakan salah satu jagoan atau pemegang daerah itu. Di sana ia juga sering kali melihat perselisihan antara bangsa Meranths dengan Drylanders. Perselisihan itu membuatnya lelah, dan memutuskan untuk pergi dari tempat itu dan megabdi sepenuhnya kepada Dewa laut yaitu Maelrawn.

By Maelrawn the tentacular, the Lurker in the Whirlpool

May my enimies be sucked down in spirals

Leave the depths to the treacherous Meranths

I can find all I need in the shallows

Selama penjelajahannya keluar dari Sunken Isle, ia pernah berada di suatu tempat bernama Recluse Reef. Suatu tempat dengan ombak yang ganas dan karang-karang yang tajam. Beberapa spesies hiu hidup di sana. Hiu dengan keganasannya sampai mebuat kapal-kapal yang melintas di daerah tersebut karam.

Tidehunter sepertinya senang sekali bermain di sini, ia bahkan sering kali mengkap hiu untuk dijadikan senjata. Selain itu, ada satu tempat lagi yang pernah didatangi oleh Tidehunter. Tempat itu adalah Trembling Isle, tempat pertarungan legendaris antara awak kapal yang dipimpin oleh Kunkka dengan bangsa iblis dari katarak.

Tidehunter yang memang sejak awal tidak menyukai peperangan, akhirnya memanggil Dewa laut untuk menghentikan peperangan itu. Dengan bantuan sang Dewa Mealrawn, pertarungan Kunkka dan Demons of Cataract terhenti secara terpaksa.

Hal ini membuat Kunkka dan seluruh awak kapalnya diterjang ombak dan disapu bersih. Sejak hari itulah Kunkka mulai membenci Tidehunter. Ia menuntut balas akan awak kapalnya yang tewas. Sementara Tidehunter yang menyukai lautan yang tenang dan menghindari perang, jadi memburu Kunkka dengan alasan bahwa Kunka mengusik ketenangan laut.

Perselisihannya sampai dititik di mana Kunkka akan mencoba merebut apapun yang dimiliki oleh Tidehunter. Bahkan giginya yang ia jadikan kalung dan Tidehunter juga tak mau kalah dengan membawa jangkar sisa kapal Kunkka yang karam.

Meskipun ada faktor lain juga yang membuat mereka saling berselisih, apalagi kalau bukan Gem of true Sight. Membahas hubungan Tidehunter, saya mulai dari yang paling tenar. Itu adalah perselisihannya dengan Kunkka.

Meskipun terbilang perselisihan mereka berasal dari dua kesalahpahaman, di mana Tidehunter yang tidak menyukai keributan di laut dan Kunkka yang mencoba mempertahankan pulaunya dari serangan para iblis hal ini membuat mereka menjadi musuh abadi.

Where’s your fleet now, Kunkka?

The admirable Kunkka dies like a dog!

Namun, tak jarang jika keduanya saling membunuh akan ada empati yang muncul. Seolah mereka sadar bahwa perselisihan mereka sebenarnya hanya salah paham saja. Lucunya semua voiceline Tidehunter selalu mengarah kepada Kunkka, meskipun itu tidak ditunjukkan kepada Kunkka.  Seperti beberapa contoh voiceline berikut ini:

Ha ha ha! Women and children and Kunkka first

I always pitied you, Morphling, for having to carry Kunkka’s ships

Ah, sweet Siren, if only you’d steered Kunkka anto the rocks

Why fight me, Slardar? Together we could have brought Kunkka to the bottom

Puck, you taste as bad as Kunkka’s boot

Take a bath, Axe, You smell worse than Kunkka!

Selain itu fakta menarik lainnya adalah jika Tidehunter naik level, ia akan menyebutkan hal-hal yang bisa ia makan, semakin tinggi akan semakin besar ukuran makanannya. Contohnya adalah:

I’m hungry enough to eat a plankton

I could eat an eel

I’m so hungry I could eat a mackerel

Ha ha ! I could eat a walrus

I could eat a whale shark

I could eat s colossal squid

I’m stuffed!

Padahal sekarang naik level di Dota 2 sudah sampai level 30, tapi mungkin Valve belum memikirkan mahkluk lain apa yang lebih besar dari colossal squid, mungkin kalian ada yang tahu? Sebenarnya lucu banget ya sifat Tidehunter ini, ia hanya ingin tinggal di laut yang tenang dan menikmati hidupnya. Layaknya anak kecil yang merasa ketenangannya terusik, ia jadi mengusik balik Kunkka yang ia anggap telah membuat kegaduhan dipermukaan laut.

Bisa dibilang perselisihan mereka hanya salah paham saja. Ya semoga saja mereka cepat menemukan solusinya dan berdamai satu sama lain, sehingga baik Kunkka maupun Tidehunter dapat sama-sama menikmati lautan yang damai.

Leave a Comment