Cerita Hero Dota 2: Anti-Mage Pengembara dari Turstarkuri

Salah satu hero laki-laki yang keren di Dota 2 ini ialah Anti-Mage. Para pemain veteran Dota 2 pasti kenal dengan hero satu ini. Anti-Mage merupakan seorang pengembara atau hero carry yang memiliki sejarah yang cukup panjang. Sesuai titlenya yaitu Anti-Mage sangat dihindari bagi para pengguna hero-hero magic di dota 2 seperti Invoker, Queen of Pain, Lion dan yang lainnya.

Anti-Mage merupakan salah satu late game hero yang memang untuk early game, ia akan kesulitan dan butuh support dari timnya. Anti-Mage sangat bisa diandalkan pada saat late game, jika satu tim memberikan space untuk menjadikan itemnya. Intinya bukan karena late gamenya tetapi karena support di timnya yang akan menjadikan Anti-Mage sebagai hard carry.

Skill Anti-Mage

Anti-Mage memiliki dua skill pasif, satu skill aktif dan satu unltimate skill. Masing-masing skill dari Anti-Mage ini mempunyai sejarah.

1. Mana Break

Mana Break

Skill yang pertama yaitu Mana Break, sebuah kemampuan untuk mendamage sekaligus membakar mana lawan. Tentu saja ini didapatkan karena mana merupakan sumber dari segala magic. Mana Break adalah salah satu skill pasif yang membuat Anti-Mage punya damage yang sangat besar, terutama pada mid dan late game.

Efeknya, baik membakar mana serta damage tambahan yang dihasilkan, dan juga berlaku untuk ilusi dari Anti-Mage itu sendiri. Inilah yang membuat Anti-Mage sangat kuat jika menggunakan ilusi seperti Manta Style.

2. Blink

Skill Anti-Mage

Skill kedua yaitu Blink, konon katanya sebelum mengeluarkan diri dari Turstarkuri, Anti-Mage sempat mempelajari beberapa ilmu dari para pendeta di kuil dan salah satunya adalah Blink ini. Blink adalah skill mobilitas yang membuat Anti-Mage sangat sulit ditangkap.

Dengan cooldown yang singkat di level empat, lawan harus benar-benar menahan Anti-Mage dengan stun atau silence agar bisa membunuhnya. Jika tidak, ia juga akan mudah untuk melarikan diri. Namun satu hal yang sering dilupakan, Blink juga merupakan skill yang membuat Anti-Mage bisa melakukan farming dengan sangat cepat.

Dengan skill ini, ia bisa berpindah dari satu camp di hutan tanpa harus berjalan, yang berarti menghemat paling tidak lima detik untuk membersihkan dua Neutral Creep Camp.

3. Counterspell

Skill Anti-Mage

Skill ketiga yaitu Counterspell yang menjadikan Anti-Mage sangat populer beberapa waktu lalu, bagaimana tidak dengan upgrade aghanim’s scepter, skill yang dulunya pasif ini dapat menjadi aktif selama beberapa detik dan memantulkan magic lawan 100%.

Untuk patch sekarang, tanpa Aghanim’s Scepter pun skill ketiga ini sudah menjadi skill aktif. Counterspell adalah skill yang cukup straight forward dan dengan skill ini maka Anti-Mage akan menerima magic damage lebih sedikit.

4. Mana Void

Skill Anti-Mage

Ultimate skillnya yaitu Mana Void, setiap mana yang hilang dari hero lawan akan dikembalikan sebagai damage dan melukai area disekitar target lawan. Mana Void adalah finishing move yang sangat ideal untuk skill set, serta caranya bertarung menghadapi musuh.

Setelah beberapa kali menyerang, lawan akan kehilangan mana yang cukup banyak. Apalagi selama durasi itu, lawan mungkin akan mengeluarkan skill yang semakin menguras mana yang ia miliki. Semakin banyak mana lawan yang terkuras, semakin besar pula damage yang dihasilkan Mana Void.

Wajar saja jika Anti-Mage ini sangat dihindari para pengguna magic hero karena sangat merepotkan sekali jika berada satu lane dengannya.

Kisah Anti-Mage Dota 2

Anti-Mage dahulu dikenal dengan nama Magina pada Dota 1. Saudara kembar dari Terrorblade dan anak dari Nature’s Prophet. Dahulu kala, jauh di sebuah pegunungan yang beranama Turstarkuri, terdapat sebuah kuil yang ditinggali oleh para pendeta.

Mereka mencoba menjauhkan diri dari perselisihan yang ada di dunia. Para pendeta hanya berfokus pada meditasinya dan tidak memperdulikan peperangan yang terjadi di sekitarnya.

Turstarkuri adalah sebuah tempat yang dipenuhi oleh dataran tinggi dan daerahnya yang luas telah menjadi saksi bisu dari berbagai pertempuran besar yang terjadi di daerah tersebut. Para pendeta tidak bermeditasi untuk menyembah dewa manapun atau untuk mendapatkan ilmu sihir, mereka hanya ingin menenangkan diri dan menjauh dari kekacauan.

Perang bukan tujuan seorang pendeta dan mungkin inilah alasan mengapa tidak ada satupun pasukan yang menyerang mereka karena berpikir tidak ada apapun yang bisa didapat dari kuil tersebut.

Banyak orang melihat kuil Turstarkuri ini sebagai sebuah tempat misterius yang penuh dengan energi spiritual, walaupun perang terus terjadi dibawah mereka. Katanya para pendeta akhirnya mampu menyempurnakan teknik untuk memantulkan serangan sihir (Counterspell) kepada siapapun yang menggunakannya.

Kuil tersebut tidak keberatan untuk menerima pengunjung dari berbagai tempat yang ingin mempelajari ajaran mereka dan sedikit demi sedikit jumlah pendeta di tempat tersebut semakin bertambah, nama Turstarkuri semakin terkenal sebagai tempat untuk mendapatkan ketenangan secara fisik maupun spiritual.

Dari sekian banyak pengembara yang ingin mengunjungi kuil ini, Anti-Mage adalah salah satunya. Sayang nasibnya tidak bagus, ia harus melihat pembantaian massal dari kaki tangan Death God atau Undying yang menghabisi seluruh pendeta di kuil tersebut.

Death God merasa kesal dengan keberadaan para pendeta yang sama sekali tidak bergeming disaat seluruh dunia porak poranda dalam kehancuran dan peperangan. Anti-Mage adalah satu-satunya yang selamat dari serangan tersebut hal ini membuatnya menyimpan dendam kepada siapapun pengguna magic.

I’ll shatter the Dead God’s legions
As they murdered the monks of Turstarkuri

Menjadi satu-satunya yang selamat, membuat Anti-Mage merasakan beban penyesalan dan rasa bersalah yang dalam sehingga ia dapat melihat kawan-kawan lamanya dari mata batinnya. Mendengar bahwa Death God mengutus Dirge untuk mengikuti peperangan Ancient, maka Anti-Mage memutuskan untuk ikut.

Undying

Anti-Mage bersumpah akan menghentikan magic diseluruh dunia dan memulai perjalanannya dengan mengikuti War of the Ancients.

Dari cerita Dota, Anti-Mage merupakan saudara kembar Terrorblade dan anak dari Nature’s Prophet. Kisah antara dirinya dengan saudaranya dan sang ayah tidak terlalu dibahas dalam lore Dota 2. Bahkan respon yang diberikan di antara mereka satu sama lain pun tidak terlalu banyak.

Namun ada respon antara Anti-Mage dan Terrorblade yang meyakinkan bahwa mereka berdua masih menjadi saudara di Dota 2.

Terrorblade
Hello, brother!
Mother always liked you best
What would mother say, the bonds of brotherhood, severed.
You are nothing! Hahahaha

Sayangnya, kisah meraka tidak dikulik lebih dalam seperti kisah Lina dan Crystal Maiden.
Selain itu, ada hero lain yang memiliki hubungan dengan Anti-Mage yang mungkin belum kalian ketahui.

Anti-Mage memiliki hubungan baik dengan Silencer. Mereka berdua diceritakan tergabung dalam Tyler Estate, sebuah institusi yang masih belum jelas apa misi utamanya namun sama-sama sangat membenci sihir.

Saat ini Anti-Mage dan Silencer dipekerjakan untuk menangkap Dark Willow dan membawanya ke Tyler Estate, entah apa sebabnya Dark Willow selalu menghindar dari Anti-Mage.

Respon Dark Willow saat kabur dari serangan Anti-Mage

You think you can drag me to the Tyler Estate?
Heard you were Silencer’s errand boy now? True?
Word is the Tyler Estate has you on retainer

Saat kabur dari serangan Silencer

I’m not going to the Tyler Estate!
You’ll never take me Silencer!

Meskipun begitu, baik Anti-Mage maupun Silencer tetap tidak berhenti memburu Dark Willow dan nampaknya Silencer juga nyaman menjadi rekanan Anti-Mage.

Always pleased to ally myself with the Anti-Mage

Begitulah perjuangan Anti-Mage untuk menghentikan magic di seluruh dunia. Menarik bukan? Bagaimana ia harus menanggung beban yang ditanggungnya sebagai The Last?

Apakah Anti-Mage akan berhasil mengalahkan seluruh pengguna magic? Apakah Anti-Mage dan Silencer akan berhasil menangkap Dark Willow?

Menurut kalian apakah Anti-Mage adalah hero yang balance? Apakah akan ada cerita Anti-Mage dengan sang kakak maupun sang ayah? Mungkin akan lebih seru jika perjalanan hidup Anti-Mage bersama sang kakak dan sang ayah untuk diceritakan, kita nantikan ya!

Leave a Comment